Langsung ke konten utama

Routing Cisco Part 1

Pendahuluan :
Setiap masyarakat membutuhkan informasi untuk melakukan komunikasi baik secara langsung maupun tidak langsung. Dahulu, manusia berkomunikasi dengan menggunkana  surat-menurat. Namun, hal ini mulai berkurang seiring dengan adanya perkembangan teknologi komunikasi.
Perkembangan teknologi yang semakin berkembang dengan pesat menyebabkan perubahan pada aktivitas masyarakat. Masyarakat membutuhkan teknologi untuk membantu mereka dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Teknologi dibutuhkan oleh pelajar maupun pekerja untuk mendapatkan informasi. Agar informasi ini dapat disampaikan maka dibutuhkan jaringan komputer untuk melakukan penyampaian dan pengiriman informasi tersebut. Pengiriman informasi tersebut mencakup cakapan luas baik antar gedung, antar kota, bahkan antar negara.
Dengan adanya perkembangan tersebut maka dibutuhkan suatu penghubung yaitu jaringan komputer yang baik untuk dapat digunakan sebagai perantara dalam melakukan pengiriman data. Jaringan komputer berperan sebagai alat atau penghubung yang digunakan untuk mengirimkan data atau informasi dari suatu komputer ke komputer lain. Dalam membuat jaringan komputer harus diperhatikan topologi jaringan yang digunakan, jenis implementasi media jaringan, sistem operasi yang digunakan dalam tiap-tiap komputer serta pengalamatan dan penamaan tiap-tiap komputer atau biasa dikenal dengan IP Address.
Dalam suatu jaringan terdapat juga koneksi antar jaringan yang dikenal dengan istilah Routing. Routing adalah proses dimana suatu informasi dapat sampai ke tujuan dari satu lokasi ke lokasi lain. Proses routing ini membutuhkan suatu alat yang dinamakan router.
Router yang akan dibahas disini adalah router yang dibuat oleh vendor bernama CISCO. Router ini akan dijelaskan secara terperinci oleh penulis pada postingan kali ini yang berjudul Routing Cisco.


Definisi Router
Router adalah sebuah device yang berfungsi untuk meneruskan paket-paket dari sebuah network ke network yang lainnya (baik LAN ke LAN atau LAN ke WAN) sehingga host-host yang ada pada sebuah network bisa berkomunikasi dengan host-host yang ada pada network yang lain.  Router menghubungkan network-network tersebut pada network layer dari model OSI, sehingga secara teknis Router adalah Layer 3 Gateway. 1 
Router bisa berupa sebuah device yang dirancang khusus untuk berfungsi sebagai router (dedicated router), atau bisa juga berupa sebuah PC yang difungsikan sebagai router. Dalam tulisan ini, saya hanya akan menulis tentang Cisco Router, yaitu sebuah dedicated router yang dibuat oleh Vendor bernama Cisco (http://www.cisco.com). Oleh karena itu, setiap kata Router dalam tulisan berikutnya akan diartikan sebagai Cisco Router.

Network Interface
Network Interface adalah sebuah Interface yang berfungsi untuk menyambungkan sebuah host ke network. Network Interface adalah perangkat keras yang bekerja pada layer 1 dari Model OSI. Network Interface dibutuhkan oleh Router untuk menghubungkan Router dengan sebuah LAN atau WAN. Karena Router bertugas menyambungkan network-network, sebuah router harus mempunyai minimal 2 network interface.  Dengan konfigurasi minimal ini, router tersebut bisa menghubungkan 2 network, karena masing-masing network membutuhkan satu network interface yang terhubung ke Router.

Mengkonfigurasi Router
Router tidak mempunyai layar monitor untuk berinteraksi dengan network administrator, oleh karena itu, kita membutuhkan sebuah PC untuk men-setup sebuah router.
PC tersebut harus disambungkan ke router tersebut dengan salah satu dari cara berikut:
• melalui console port
• melalui network


Men-konfigurasi Router melalui Port Console 
 Console port adalah sebuah port pada router yang disediakan untuk menghubungkan router tersebut pada “dunia luar”.  Sebuah kabel Roll Over dibutuhkan untuk menghubungkan serial interface pada PC dan Console port pada router tersebut. Setelah Router terhubung dengan PC, Router dapat dikonfigurasi dengan menjalankan applikasi HyperTerminal dari PC.

Men-konfigurasi Router melalui Network
       Dengan cara ini, Router dapat dikonfigurasi dengan PC yang terhubung dengan Router melalui network. Cara ini hanya bisa digunakan untuk melihat konfigurasi dan memodifikasi konfigurasi pada router. Mengapa ? Karena sebuah router hanya akan terhubung ke network jika Network Interface-nya sudah terkonfigurasi dengan benar. Di sisi lain, cara ini juga mempunyai kelebihan. Dengan cara ini, network administrator lebih leluasa menempatkan PC-nya untuk memodifikasi konfigurasi router. Network administrator bisa menempatkan PC-nya di mana saja, asalkan PC tersebut bisa terhubung ke Router melalui jaringan. Dengan cara ini, Network administrator membutuhkan applikasi telnet untuk mengkonfigurasi Router tersebut.

Berikut adalah langkah-langkah menggunakan telnet pada PC dengan Sistem Operasi Windows:
• Jalankan command prompt (atau MS DOS prompt pada Windows 9x)                                                  
•       Ketik perintah berikut pada command prompt:            
      C:\>  telnet IP-address-Router           
Contoh:              
           C:\>  telnet 172.16.148.1

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertemuan 3 dan 4 Sistem Operasi

Pertemuan 3 PENJADWALAN PROSES      Penjadwalan merupakan kumpulan kebijaksanaan dan mekanisme di sistem operasi yang berkaitan dengan urutan kerja yang dilakukan sistem komputer.  Penjadwalan bertugas memutuskan hal-hal berikut:      1. Proses harus berjalan.      2. Kapan dan berapa lama proses itu berjalan. Kriteria Penjadwalan Adil (Fairness) adalah proses-proses diperlakukan sama yaitu mendapat jatah waktu layanan pemroses yang sama dan tidak ada proses yang tidak kebagian layanan pemroses. Efisiensi (Utilisasi) adalah pemroses yang dihitung dengan perbandingan (rasio) waktu sibuk pemroses dengan total waktu operasi sistem komputer. Waktu Tanggap (Response Time) Sistem Interaktif didefinisikan sebagai waktu yang dihabiskan dari saat katakter terakhir dari perintah dimasukkan oleh program sampai hasil pertama muncul di perangkat masukan keluaran seperti layar. Sistem waktu nyata didefinisika...

Sistem operasi pertemuan 5

Pertemuan 5 KONKURENSI DAN KEAMANAN SISTEM  A. Pengertian Konkurensi      Konkurensi merupakan landasan umum perancangansistem operasi. Proses-proses disebut konkuren jika proses-proses (lebih dari satu proses) ada pada saat yang sama. Proses-proses konkuren dapat sepenuhnya tidak bergantung dengan lainnya tapi dapat juga saling berinteraksi. Proses-proses yang berinteraksi memerlukan sinkronisasi agar terkendali dengan baik. B. Prinsip-prinsip Konkurensi Prinsip-prinsip konkurensi meliputi : Alokasi layanan pemroses untuk proses-proses Pemakaian bersama dan persaingan untuk mendapatkan sumberdaya Komunikasi antar proses Sinkronisasi aktivitas banyak proses  Konkurensi dapat muncul pada konteks berbeda, yaitu : untuk banyak pemakai untuk strukturisasi dari aplikasi untuk strukturisasi dari satu proses untuk strukturisasi sistem operasi  Konteks Konkurensi Konteks Konkurensi untuk Strukturisasi Satu Pro...

Pengertian Branch Prediction - Data Flow Analysis - Speculative Execution

    1. Branch Prediction         Dalam artsitektur komputer, sebuah prediktor cabang adalah sirkuitdigital yang mencoba untuk menebak arah mana cabang (misalnya astruktur if-then-else) akan pergi sebelum ini diketahui pasti. Tuujuan dari prediktor cabang penting dalam mikroprossesor pipeline hari ini untuk mencapai kinerja tinggi.        Dua arah percabangan biasanya diimplementasikan dengan instruksi lompat berrsyarat dapat menjadi "tidak diambil" dan melanjutkan eksekusi  dengan cabang pertama dari kode yang mengikuti segera setelah lompat bersyarat atau dapat "diambil" dan melompat ke tempat yang berbeda di memori program dimana cabang kedua kod adalah disimpan. hal ini tidak diketahui secara pasti apakah lompat bersyarat akan diambil smapai kondisi telah dihitung dan lompat bersyarat telah lulus eksekusi dlam pipa intruksi.         Tanpa prediksi cabang prosesor harus menunggu sampai intruksi lo...