Langsung ke konten utama

PEMBUATAN JARINGAN SEDERHANA

TOPOLOGI

KETENTUAN

1.              Buatlah jaringan komputer sesuai dengan topologi yang telah disediakan
2.              Pada jaringan tersebut tuangkan sistem keamanan melalui line console dan line vty serta encripsikan password tersebut.
3.              Buatlah banner motd.
4.              Router Interface G0/0 memiliki IP: 192.168.10.1/24
5.              Router Interface G0/1 memiliki IP: 192.168.11.1/24 dan digunakan sebagai DHCP Server
1.         Excluded 192.168.11.1 192.168.11.40
2.         Excluded 192.168.11.150 192.168.11.254
3.         DHCP Pool JARINGAN-KOMPUTER

A. 
\

B. -Line Console
      Router>enable
      Router#configure terminal
      Router(config)#line console 0
      Router(config-line)#password cisco
      Router(config-line)#login
      Router(config-line)#exit
     -Line vty
      Router(config)#line vty 0 4
      Router(config-line)#password cisco
      Router(config-line)#login
      Router(config-line)#exit
C. Banner motd
      Switch>enable
      Switch#configure terminal
      Switch(config)#banner motd
      Enter TEXT messege. End with the  character 'z'.
      ------------AMIK BSI TEGAL---------------z
      Switch(config)#exit
      


 D. Router>enable
      Router#configure terminal
      Router(config)#interface g0/0 
      Router(config-if)#ip address 192.168.10.1 255.255.255.0
      Router(config-if)#no shutdown
      Router(config-if)#exit 

 E.  Router(config)#interface g0/1
      Router(config-if)#ip address 192.168.11.1 255.255.255.0
      Router(config-if)#no shutdown
      Router(config-if)#exit 

      Router(config)#service dhcp
      Router(config)#ip dhcp pool JARINGAN-KOMPUTER
      Router(dhcp-config)#network 192.168.11.1 255.255.255.0
      Router(dhcp-config)#default-router 192.168.11.1 
      Router(dhcp-config)#exit
      Router(config)#ip dhcp excluded-address 192.168.11.1 192.168.11.40
      Router(config)#ip dhcp excluded-address 192.168.11.150 192.168.11.254
      Router(config)#exit








Nama : Faiz Firmansyah

NIM : 13170370

Dosen : Dany Pratamanto M.KOM

Kelas : 13.2A.35

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertemuan 3 dan 4 Sistem Operasi

Pertemuan 3 PENJADWALAN PROSES      Penjadwalan merupakan kumpulan kebijaksanaan dan mekanisme di sistem operasi yang berkaitan dengan urutan kerja yang dilakukan sistem komputer.  Penjadwalan bertugas memutuskan hal-hal berikut:      1. Proses harus berjalan.      2. Kapan dan berapa lama proses itu berjalan. Kriteria Penjadwalan Adil (Fairness) adalah proses-proses diperlakukan sama yaitu mendapat jatah waktu layanan pemroses yang sama dan tidak ada proses yang tidak kebagian layanan pemroses. Efisiensi (Utilisasi) adalah pemroses yang dihitung dengan perbandingan (rasio) waktu sibuk pemroses dengan total waktu operasi sistem komputer. Waktu Tanggap (Response Time) Sistem Interaktif didefinisikan sebagai waktu yang dihabiskan dari saat katakter terakhir dari perintah dimasukkan oleh program sampai hasil pertama muncul di perangkat masukan keluaran seperti layar. Sistem waktu nyata didefinisika...

Sistem operasi pertemuan 5

Pertemuan 5 KONKURENSI DAN KEAMANAN SISTEM  A. Pengertian Konkurensi      Konkurensi merupakan landasan umum perancangansistem operasi. Proses-proses disebut konkuren jika proses-proses (lebih dari satu proses) ada pada saat yang sama. Proses-proses konkuren dapat sepenuhnya tidak bergantung dengan lainnya tapi dapat juga saling berinteraksi. Proses-proses yang berinteraksi memerlukan sinkronisasi agar terkendali dengan baik. B. Prinsip-prinsip Konkurensi Prinsip-prinsip konkurensi meliputi : Alokasi layanan pemroses untuk proses-proses Pemakaian bersama dan persaingan untuk mendapatkan sumberdaya Komunikasi antar proses Sinkronisasi aktivitas banyak proses  Konkurensi dapat muncul pada konteks berbeda, yaitu : untuk banyak pemakai untuk strukturisasi dari aplikasi untuk strukturisasi dari satu proses untuk strukturisasi sistem operasi  Konteks Konkurensi Konteks Konkurensi untuk Strukturisasi Satu Pro...

Pengertian Branch Prediction - Data Flow Analysis - Speculative Execution

    1. Branch Prediction         Dalam artsitektur komputer, sebuah prediktor cabang adalah sirkuitdigital yang mencoba untuk menebak arah mana cabang (misalnya astruktur if-then-else) akan pergi sebelum ini diketahui pasti. Tuujuan dari prediktor cabang penting dalam mikroprossesor pipeline hari ini untuk mencapai kinerja tinggi.        Dua arah percabangan biasanya diimplementasikan dengan instruksi lompat berrsyarat dapat menjadi "tidak diambil" dan melanjutkan eksekusi  dengan cabang pertama dari kode yang mengikuti segera setelah lompat bersyarat atau dapat "diambil" dan melompat ke tempat yang berbeda di memori program dimana cabang kedua kod adalah disimpan. hal ini tidak diketahui secara pasti apakah lompat bersyarat akan diambil smapai kondisi telah dihitung dan lompat bersyarat telah lulus eksekusi dlam pipa intruksi.         Tanpa prediksi cabang prosesor harus menunggu sampai intruksi lo...